Rina Sa’adah Bahas Pemberantasan IUU Fishing di COP17 Armenia, Soroti Perlindungan Nelayan Kecil

Kamis, 22 Oktober 2026

Rina Saadah mengikuti Penandatanganan Komitmen bersama Kaukus Konservasi Internasional dalam Forum yang diselenggarakan Parlemen Inggris pada COP17 CBD, Armenia

YEREVAN, ARMENIA — Pemberantasan praktik penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur atau illegal, unreported, and unregulated fishing (IUU fishing) membutuhkan kerja sama lintas negara, termasuk melalui peran parlemen dalam memperkuat kebijakan dan pengawasan.

Isu tersebut menjadi salah satu perhatian Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Sa’adah, dalam forum yang diselenggarakan Parlemen Inggris pada rangkaian Konferensi Para Pihak ke-17 Konvensi Keanekaragaman Hayati (CBD COP17) di Armenia.

Dalam forum tersebut, Rina turut membahas dan memberikan masukan mengenai pemberantasan IUU fishing. Ia juga berpartisipasi dalam penandatanganan komitmen bersama Kaukus Konservasi Internasional sebagai bagian dari upaya memperkuat perhatian terhadap keberlanjutan sumber daya perikanan dan ekosistem laut.

Persoalan IUU fishing tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan penangkapan ikan. Praktik tersebut juga menjadi tantangan bagi pengelolaan sumber daya laut, kelestarian keanekaragaman hayati, serta keberlangsungan penghidupan masyarakat yang bergantung pada perikanan.

Membahas dan memberikan masukan terkait pemberantasan Ilegal, unreported and unregulated fishing (IUU Fishing)

Karena itu, kerjasama antarparlemen menjadi salah satu ruang penting untuk bertukar pengalaman dan menyelaraskan pendekatan kebijakan. Peran legislasi dan pengawasan dapat membantu memastikan pengelolaan perikanan berjalan secara bertanggung jawab, sekaligus memperhatikan kepentingan nelayan kecil.

Bagi Indonesia, keberlanjutan sektor perikanan berkaitan erat dengan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Pengelolaan sumber daya laut perlu menjaga keseimbangan antara pemanfaatan ekonomi dan perlindungan ekosistem agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Partisipasi Rina dalam forum tersebut menjadi bagian dari dialog internasional mengenai penguatan tata kelola perikanan. Kolaborasi lintas negara diharapkan dapat terus membuka ruang bagi pertukaran pengetahuan dan penguatan komitmen dalam menjaga laut sebagai sumber kehidupan bersama.

#RinaSaadah#DPRRI#PerlindunganNelayanKecil#PemberdayaanUmat#BlueEconomy

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Custom App
Email
Custom App
Email
Youtube
Instagram